provitamin

sehat

“So, if you like your browser, your Firefox, and/or your Javascript, whatever your political beliefs, you owe Brendan a debt of gratitude.”

—   Marc Andreessen (via standformozilla)

(Source: pmarcasays.golaun.ch, via standformozilla)

Setengah 2 Pagi

Paulo Coelho, Fifth Mountain:

"Tidak Ada tragedi yang ada hanyalah yang tak terhindarkan. Segala sesuatu ada alasannya : Engkau tinggal melilah-milah mana yang abadi dan mana yang sementara."

Manakah yang sementara ?? Tanya Elia.
Yang tak terhindakan - jawab Malaikat
Dan manakah yang abadi ??
Pelajaran-pelajaran yang dipetik dari yang tidak terhindarkan itu

==============================================

Mungkinkah Tuhan Jahat ? Tanya si anak laki-laki

Elia menjawab :
Tuhan maha Kuasa. Kalau dia membatasi diri-Nya hanya dengan melakukan apa-apa yang baik, Dia tidak akan bisa disebut Maha Kuasa ; itu berarti Dia hanya menguasai satu bagian alam semesta, dan ada orang lain yang lebih berkuasa dari pada-Nya. Kalau demikian halnya, aku memilih memuja orang yang lebih berkuasa itu.

"Tapi justru karena kemahakuasaan-Nya itu, Dia memlilih hanya berbuat kebaikan. Saat kita tiba di akhir cerita, barulah kita melihat bahwa sering kali hal-hal yang baik datang dalam kemasan yang kelihatan jahat, tapi dia terus mendatangkan Kebaikan, dan merupakan bagian dari rencana Tuhan bagi manusia."

kata-kata seperti ini mungkin emang sering didengar, tapi rangkaian kata-kata Paulo Coelho emang bukan main.

note: Elia (Ibrani: Eliyahu, Inggris: Elijah, Arab: Ilyas)

Panasnya Kawasan ASEAN, antara Phnom Penh dan Darwin

Minggu ke dua Juli 2012 ada dua berita kejut yang mampu mengejutkan kualitas diplomasi dan intelijen berbagai pihak. Yang satu terjadi di ibukota Kamboja, yang satu lagi dari Darwin Australia. Kejutan diplomatik terjadi di Phnom Penh Kamboja ketika dilangsungkan pertemuan para menlu ASEAN tanggal 8 sampai dengan 13 Juli 2012 membahas konflik Laut Cina Selatan (LCS). Untuk pertama kalinya sepanjang sejarah ASEAN yang telah berusia 45 tahun, para Menlu 10 negara yang ber urun rembug gagal mencapai kata sepakat dalam memberikan nilai kebersamaan untuk code of conduct LCS. Dengan kata lain ASEAN untuk pertama kalinya sepakat untuk tidak sepakat mengenai sebuah tema yang dirundingkan intensif. Dalam terminologi yang lain ini adalah kemenangan diplomasi Cina yang berhasil “meretakkan” keharmonisan ASEAN yang dikenal santun dan kompak dalam menyikapi berbagai hal di rantau kawasan.

Kejutan diplomasi lainnya adalah keberhasilan Australia untuk mengajak Indonesia membawa jet tempur mutakhirnya Sukhoi SU30 ke Darwin untuk mengikuti latihan gabungan angkatan udara terbesar 6 negara yaitu Australia, AS, Indonesia, Singapura, Thailand dan Selandia Baru. Latihan ini berlangsung 27 Juli hingga 17 Agustus 2012 melibatkan sedikitnya 94 pesawat dan 2.200 pasukan. Ini menjadi menarik karena seluruh jet tempur yang dilibatkan dalam serial latihan terbesar yang diberi judul Exercice Pitch Black 12 merupakan jet tempur buatan Barat kecuali Indonesia. Latihan ini mengambil area di Darwin dan Tindal. Kecuali tuan rumah dan AS yang mengambil area latihan di Darwin dan Tindal peserta dari negara lain hanya bisa mengakses di Air Force Base Darwin.

Upaya bujuk rayu Australia ini sejatinya telah berlangsung lama. Mereka pun sempat bertandang ke Air Force Base Sukhoi di Makassar, walaupun latihannya hanya dilayani 1 flight F16 TNI AU beberapa waktu lalu. Sebenarnya bisa saja Australia mengajak Malaysia yang notabene masih tergabung dalam FPDA untuk membawa Sukhoinya dalam latihan ini. Tetapi mengapa justru Indonesia yang dibujuk rayu untuk ikut serta, mencerminkan betapa rasa ingin tahu dan penasarannya Australia terhadap alutsista strategis TNI AU itu. Meskipun begitu kita meyakini kehadiran Sukhoi untuk berperan serta dalam serial latihan itu tentu tidak akan membuka telanjang seluruh kemampuan dan keunggulan yang dimiliki Sukhoi dan pilotnya. Latihan bareng itu di wilayah permukaan yang selalu dukumandangkan adalah untuk lebih mendekatkan hubungan militer antar negara namun di sisi lain selalu ada upaya intelijen militer mengintip kekuatan dan keunggulan alutsista yang dimiliki peserta latihan itu.

Keberhasilan Australia ini tentu tak terlepas dari kesepakatan diplomasi politik tingkat tinggi dari kedua negara. Belum lama berselang di Darwin juga terjadi kesepakatan hibah 4 Hercules tipe H dari negeri Kanguru itu kepada Indonesia. Juga tak lama setelah adanya pemberian grasi kepada narapidana narkoba Corby dan pembebasan tawanan kriminal anak-anak warga Indonesia di negeri itu. Australia sangat berkepentingan dengan pertumbuhan kekuatan militer Indonesia yang sedang giat-giatnya membangun perkuatan alutsista tentaranya. Lebih dari itu Australia seakan hendak mengatakan kepada Cina bahwa: kami sangat berkepentingan dengan posisi strategis Indonesia yang memegang kendali teritori LCS dari wilayah selatan, posisi dimana militer AS dan Australia akan menggunakan dalam skala penuh jika terjadi konflik militer dengan Cina.

Sementara itu Cina dianggap berhasil mencuri perhatian diplomasi dan intelijen dengan keberhasilannnya mengobok-obok ASEAN di Kamboja. Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari upaya politik dan intelijen Cina dengan memberi “asupan gizi” untuk sahabat tradisionalnya Kamboja yang memang sudah menjadi sekutu dekatnya. Kamboja banyak menerima bantuan ekonomi dari Cina untuk pembangunan infrastruktur, telekomunikasi dan teknologi. Dengan kucuran dana besar dari Cina dan tekanan politik yang menyertainya, Kamboja yang saat ini menjadi Ketua ASEAN akhirnya tak mampu memberikan kekuatan persahabatan pada kebersamaan ASEAN, karena sudah berhutang budi dengan Cina. Pertemuan para Menlu ASEAN yang gagal mencapai komunike bersama itu menjadi pusat pemberitaan yang hangat di seluruh dunia dan menganggap ASEAN sudah terkotak berdasarkan blok pengaruh.

Secara historis 10 negara ASEAN memang bertolak belakang dalam haluan dan cerita sejarahnya. Pendiri ASEAN, Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina dan Singapura pada saat deklarasi ASEAN merupakan kumpulan negara yang ada dalam pengaruh Barat dalam pembangunan ekonominya. Ini beda dengan kawasan Indocina yang bergabung belakangan setelah usai perang Indocina tahun 1975. Karakter politik Vietnam, Kamboja dan Laos berbeda karena mereka berhasil mengalahkan pengaruh Barat dalam perang yang berkepanjangan itu. Kedekatan Kamboja dengan Cina memberikan dampak ketika klaim Cina terhadap LCS dan perkembangan militernya mengharuskan Kamboja menanggalkan kesetiaan kebersamaan ASEAN sehingga ini dianggap sebagai menjual harga diri untuk sebuah sebutan politik balas budi kepada Cina.

Kawasan ASEAN saat ini secara nyata telah diajak untuk memilih dua jalan yang saling merenggangkan satu sama lain. AS melakukan langkah progresif dengan menempatkan kapal tempurnya di Singapura. Vietnam pun dibujuk agar bersedia memberikan akses militer untuk AS di teluk Cam Ranh. Demikian juga dengan Thailand, AS berkeinginan memanfaatkan pangkalan udara U Tapao di Thailand untuk kepentingan militernya. Filipina jelas berada dalam payung militer AS. Malaysia yang termasuk keluarga FPDA bersama Australia dan Inggris punya klaim dengan Cina sudah tentu berada dalam satu paduan suara dengan Vietnam, Filipina dan Brunai, sama-sama menentang Cina.

Satu-satunya negara ASEAN yang masih mampu berada dalam persahabatan ke semua arah adalah Indonesia meski secara jelas kita bisa memahami bahwa telah terjadi rebutan pengaruh antara AS dan Cina untuk merangkul Indonesia. Militer Cina dan Indonesia baru-baru ini melakukan latihan bersama pasukan khusus ber tajuk “Sharp Knife II/2012” di Jinan Shandong Cina selama dua minggu. Cina pun berbaik hati dengan memberikan akses bagi pilot-pilot Sukhoi TNI AU untuk berlatih dengan menggunakan simulator Sukhoi di Cina. Tak lama kemudian giliran Australia yang sukses mengundang Indonesia untuk partisipasi di Pitch Black Darwin, tentu dengan upaya diplomasi tingkat tinggi.

Saling berebut pengaruh antara Cina dan AS tentu akan merepotkan kelangsungan perjalanan ASEAN. Oleh karena itu peran diplomasi yang diprakarsai Indonesia untuk menyamakan langkah bagi semua anggota ASEAN merupakan pekerjaan diplomatik yang menguras energi dan stamina. Langkah yang dilakukan Menlu Marty Natalegawa yang melakukan safari kunjungan ke negara anggota ASEAN sejauh ini menghasilkan konsensus untuk kembali ke ”jalan yang benar”. Namun ke depan situasi keretakan itu diniscayakan akan berulang kembali karena langkah progresif AS yang overdosis akan dibalas dengan agresivitas kehadiran kapal perang Cina di LCS dan langkah diplomasi bertajuk kerjasama ekonomi dan kerjasama pertahanan dengan beberapa negara ASEAN.

Sekedar test case Cina juga sudah mampu menjalankan politik gertak ekonomi dengan Filipina karena terus menerus berteriak dengan kehadiran kapal-kapal perang Cina di LCS. Cina mengurangi impor beberapa komoditi holtikultura dari Filipina dan mengurangi jumlah wisatawannya berkunjung ke Filipina. Nah ketika sebuah fregat Cina melintas di kawasan yang disengketakan dengan Filipina awal Juli ini dan sempat karam katanya, Filipina tidak lagi berteriak keras. Alamak, macam mana pula itu.

(Source: livebeta.kaskus.co.id)

Kaku dan Lunak

Ada orang yang kaku, yang tidak dapat melihat perbedaan itu hikmah, ada juga orang yang terlalu lembek yang mencampur adukan prinsip dasar.

Memang ada waktunya orang harus kaku, ketika itu menyangkut hal dasar, hal dasar lunak tidak akan berdiri. Begitu juga manusia, ada tulang yang sebagai topangan, ada daging yang lunak sebagai pembentuk dan pembeda dan yang memperindah dari bentuk tulang.

Selama bentuk tulang manusia tetap kaku pada bentuknya maka akan tetap terlihat manusia, walaupun bentuk daging manusia berbeda-beda dan berubah-ubah, ada yang gemuk ada yang kurus.

Paling aneh ketika manusia di protes kucing, dan karena merasa semuanya harus dianggap dengan lunak, maka menerima tulangnya dirubah seperti kucing sehingga dirinya berbentuk kucing tapi masih menganggap dirinya manusia.

Maka jadilah seperti tulang belakang, tetap kaku, namun bisa berputar ke kiri dan ke kanan, tanpa mengganggu sumsum tulang belakang yang ada ditengahnya.

Orang harus tahu kapan dapat bersikap lunak dan kapan harus bersikap kaku. Karena hal yang paling pasti dari kehidupan ini hanya kematian.

Terinspirasi MiniBalar

Belajar dari Nasruddin

Banyak Mahluk:

Apa yang sedang Anda cari?

Nasruddin:

Saya kehilangan kunci

Banyak Mahluk:

Di mana kunci itu hilang?

Nasruddin:

Di dalam rumah

Banyak Mahluk:

Lalu mengapa Anda mencarinya di sini?

Nasruddin:

Karena di dalam rumah itu sangat gelap, sedangkan di luar sini sangat terang!

sneakersays:

Nike Field Trainer
Fikri -22/Web Master

sneakersays:

Nike Field Trainer

Fikri -22/Web Master

(Source: sneakersays)

Jiwa yang naik

Aku mati sebagai mineral dan menjelma tumbuhan,
Aku mati sebagai tumbuhan dan terlahir binatang,
Aku mati sebagai binatang dan kini manusia.
Kenapa aku mesti takut? Maut tak menyebabkanku berkurang!
Namun sekali lagi aku harus mati sebagai manusia,
Dan melambung bersama malaikat; dan bahkan setelah menjelma malaikat
aku harus mati lagi; segalanya kecuali Tuhan, akan lenyap sama sekali.
Apabila telah kukorbankan jiwa malaikat ini, Aku akan menjelma sesuatu yang tak terpahami.
O,..biarlah diriku tak ada!
sebab ketiadaan menyanyikan nada-nada suci, “Kepada-Nya kita akan kembali.”

- Rumi

Kematian membawa kehidupan yang lebih tinggi

namun sayang diri ini selalu terbuai kehidupan

sehingga membuat takut kematian

indahnya kehidupan dan kematian jika dirini sadar.

Semoga diri ini kembali kepada-Nya bersama keindahan yang abadi.

Honey Ice cream

strawberry cheesecake…

2012

Keimanan hanya tinggal pemikiran yg tidak berbekas dalam perbuatan

  • Banyak orang baik tapi tidak berakal
  • Ada orang berakal tapi tak beriman
  • Ada lidah fasih tapi berhati lalai
  • Ada yg khusuk namun sibuk dalam kesendirian
  • Ada ahli ibadah tapi mewarisi kesombongan iblis
  • Ada ahli maksiat rendah hati bagaikan sufi
  • Ada yang banyak tertawa tapi hatinya berkarat
  • Ada yang banyak menangis krn kufur nikmat
  • Ada yg murah senyum tapi hatinya mengupat
  • Ada yg hati tulus namun wajahnya cemberut
  • Ada yg berlisan bijak tapi tak memberi teladan
  • Ada pelacur yg tampil jadi pigur
  • Ada orang punya ilmu tapi tak paham
  • Ada yg paham tapi tidak menjalankan
  • Ada yg pintar tapi membodohi
  • Ada yg bodoh tidak tau diri
  • Ada org beragama tp tak berakhlak
  • Ada yg berakhlak tapi tak ber Tuhan   

Hampir semuanya gua @-)